Skip to main content

Let's change our mindset

Hmm... berawal dari baca-baca catatan Statik kemarin. ternyata di belakang bukunya ada catatan dari seminar atau motivation training, yang judulnya "Berprestasi atau Mati" (agak sedikit gak nyambung sih judulnya -menurutku-). kalau gak salah ini tuh pas jamannya masih jadi maba. haha... karena bagus jadi ingin di-share deh. tapi cuma sedikit sih. hehe.. m(_ _)m

Kata yang penting, Change
2 kata terindah, Terima Kasih
3 kata yang mengimpit di hati, Negeriku Sulit Berubah
4 kata yang membunuh, Negeriku Tidak Bisa Berubah
5 kata yang memanggil, Negeriku Butuh Aku Untuk Berubah
Mereka yang berubah terus menerus dan yang tidak mau berubah sama sekali, hal yang perlu diwaspadai.
_Renald Kasali_

Jika situasi tidak bisa diduga, jika kita tidak bisa berubah maka kita akan menjadi korban.

q: Kenapa sulit berubah?
a: Karena pola pikir kita.

statement: Berubah sama dengan ketidakpastian
fact: dunia memang tidak pasti

statement: Jika kita berubah dan gagal
fact: jika kita tidak berubah kita pasti gagal

Lingkungan berubah jika kita berubah.
Jika tidak berubah, beban yang harus kita tanggung menjadi lebih berat.
Perubahan terjadi seketika pada saat kita mengubah pola pikir.
Intinya semua berawal dari pikiran kita sendiri. 

Jangan salahkan situasi, karena kita memaksakan diri untuk menggunakan cara pikir masa lalu. sehingga yang sebenarnya harus diubah adalah pola pikir kita sendiri.

Semoga bisa sedikit memberikan manfaat. haha...
Ayo kita sama-sama mengubah pola pikir kita. and be positive too.
Let's make a better place for you and for me

Comments

  1. Inspiring ♥

    Kalau apa yang selama ini aku percaya, ada satu lagi: [Mulailah berubah dari diri sendiri].

    ReplyDelete
  2. terima kasih :D

    ya far, bener. perubHn di mulai dari diri kita sendiri. :D

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

Hambatan Dalam Kepemimpinan

Sering menyalahkan situasi
Seorang koruptor yang dihadapkan ke pengadilan mengatakan bahwa ia sebenarnya korban situasi. Sebenarnya ia bukan korban situasi, namun ia melarutkan diri dalam situasi dan menggunakan situasi sebagai alasan untuk berbuat jahat. Situasi melahirkan pemimpin yang cocok untuk zamannya. Sejarah telah membuktikan kebenarannya. Kebanyakan panglima perang menunjukkan wibawanya pada masa peperangan tetapi tidak cocok memimpin kelompoknya pada masa damai dan tenteram. Pemimpin yang dapat melihat situasi yang dihadapi dan cerdas menanggapinya, mampu memberikan perintah pada saat yang tepat dan mengambil inisiatif. Pemimpin seperti ini tidak perlu menjadi ahli di bidangnya tetapi memahami pengetahuan umum di bidang itu. Di samping itu anda tentu saja harus memiliki kemampuan teknis dan profesional agar anda berwibawa dalam mengatur roda kepemimpinan serta mengambil keputusan yang komunikatif dan meyakinkan.
Tidak berhasil memotivasi mereka
Kebolehan seorang pemimpin berg…

Itinerary and Budget South Korea Trip [May 2016]

Setelah sepuluh postingan sebelumnya itu menceritakan tentang kejadian apa aja yang terjadi selama perjalanan gw, Nono dan Anita di Korea Selatan pada tanggal 1 – 10 Mei 2016, kali ini gw akan memposting mengenai keseluruhan itinerary kita dan juga budget gw selama traveling kemaren.
Sebelum liat itinerary aktual kita pas di Korea Selatan, ini gw kasih liat itinerary yang kita rencanain sebelum berangkat: (please click and then open image in new tab for bigger resolutions)

Review: Novel "Harga Sebuah Percaya"

Beberapa hari yang lalu gw baru selesai baca novelnya Tere Liye yang berjudul “Harga Sebuah Percaya”. Sebelumnya gw pernah review novel “BUMI” karya Tere Liye (bisa dibaca di sini). Sampai saat ini masih belum ada mood untuk ngelanjutin review novel “BULAN”, sekuel dari “BUMI”. :(
Gw punya novel ini dari akhir Agustus 2019. Saat itu akun official Gramedia lagi diskon, akhirnya gw beli lima novel Tere Liye dan salah satunya “Harga Sebuah Percaya” ini. Empat novel lainnya masih terbungkus rapi dan gw masih belum ada mood untuk baca. Mungkin salah satunya akan segera gw baca saat liburan akhir tahun ini. Lagi pula saat ini gak ada drama Korea yang diikutin, jadi gw punya banyak waktu luang untuk baca.

Review ini mengandung SPOILER! dan juga sangat subjektif! Jadi gak apa-apa kalau ada yang punya pendapat lain. Let’s respect each other and I’m very open for a discussion! Silahkan comment di bawah, pasti gw bales kok hehe…
Overall, Novel “Harga Sebuah Percaya” ini menceritakan kisah Jim yan…

Puisi "Batas" oleh M. Aan Mansyur

Beberapa waktu yang lalu, gw lagi bener-bener suka sama satu puisi. Pasti udah banyak yang tau puisi ini, karena memang ia ada di film Ada Apa Dengan Cinta 2. Puisi ini adalah puisi yang Rangga tulis untuk Cinta saat dia menuju Jakarta. 
Mungkin ada yang berpendapat bahwa basi banget baru suka puisinya sekarang, padahal film AADC2 itu tayangnya udah dari 2016. But hey, it's okay to not follow the trend, isn't it? hahaha..

Semua perihal diciptakan sebagai batas.
Membelah sesuatu dari sesuatu yang lain.
Hari ini membatasi besok dan kemarin. Besok
batas hari ini dan lusa. Jalan-jalan memisahkan
deretan toko dan perpustakaan kota, bilik penjara
dan kantor walikota, juga rumahmu dan seluruh
tempat di mana pernah ada kita.Bandara dan udara memisahkan New York
dan Jakarta. Resah di dadamu dan rahasia
yang menanti di jantung puisi ini dipisah
kata-kata. Begitu pula rindu, hamparan laut
dalam antara pulang dan seorang petualang
yang hilang. Seperti penjahat dan kebaikan
dihalang uang dan u…