Skip to main content

LeeSSang - Pursuing The Happiness

Pursuing The Happiness

LeeSSang

After waking up at 3pm, my body is heavy - I did a lot last night
Recorded for 20 hours, haven't really eaten properly and insides are burning out
It's okay, the track turned out well, my passion that I poured out in this tiny space
Soon it will bring me fame and money, as it always has
So I can't rest, not a day, not a minute, if a great song is produced
Even if my body wastes away, I don't care, even if I get a mental disease
If a good track is produced, I don't care if I go crazy
The legend of this era, the acknowledgement of everyone, the "Big Brother" of music
These words are far away from me but I scrunch up and write lyrics all night
I open my own door of happiness

On my pursuit of happiness, I flew for a long time
So all the shrunken things can put on a smile
On my pursuit of happiness, I endured for a long time
So that someday, everything will shine

Even if sometimes, everything disappears like the beginning (disappears)
Even if everything of me seems pathetic (someday)

While watching Gil, who appeared on a variety programs before me
My mother was envious and asked "Why don't you do it with him?"
I still remember her eyes, filled with concern that she might hurt my feelings
I'm over thirty years old but in front of my mother, I'm still a child
Maybe that was the biggest reason why I chose to do variety shows
Now my heart is at rest, people tell me how much I've grown
Yes, some people may bash me but my parents are happy
That's all that matters
What more do I need? I'm always an island outside my house
I won't forget the pride of my parents and engrave it in my heart
Whenever I go home, I see the shoes I bought them are still new
Please stop saving them up and just wear them
Open the door of happiness

On my pursuit of happiness, I flew for a long time
So all the shrunken things can be put on a smile
On my pursuit of happiness, I endured for a long time
So that someday, everything will shine

Even if sometimes, everything disappears like the beginning (disappears)
Even if everything on me seems pathetic (someday)

In this marathon called life, our paths might be different
And even if we live insufficiently
We live with the fun of filling it up and though there's a lot of hardships
Get to know the taste of enduring it and take one more step
"Why is my life like this?" Those words are just excuses
Don't give up so easily on this game called life
So when you close your eyes in this world
You can open your last door of happiness without any regrets


On my pursuit of happiness, I flew for a long time
So all the shrunken things can be put on a smile
On my pursuit of happiness, I endured for a long time
So that someday, everything will shine

Comments

Popular posts from this blog

Hambatan Dalam Kepemimpinan

Sering menyalahkan situasi
Seorang koruptor yang dihadapkan ke pengadilan mengatakan bahwa ia sebenarnya korban situasi. Sebenarnya ia bukan korban situasi, namun ia melarutkan diri dalam situasi dan menggunakan situasi sebagai alasan untuk berbuat jahat. Situasi melahirkan pemimpin yang cocok untuk zamannya. Sejarah telah membuktikan kebenarannya. Kebanyakan panglima perang menunjukkan wibawanya pada masa peperangan tetapi tidak cocok memimpin kelompoknya pada masa damai dan tenteram. Pemimpin yang dapat melihat situasi yang dihadapi dan cerdas menanggapinya, mampu memberikan perintah pada saat yang tepat dan mengambil inisiatif. Pemimpin seperti ini tidak perlu menjadi ahli di bidangnya tetapi memahami pengetahuan umum di bidang itu. Di samping itu anda tentu saja harus memiliki kemampuan teknis dan profesional agar anda berwibawa dalam mengatur roda kepemimpinan serta mengambil keputusan yang komunikatif dan meyakinkan.
Tidak berhasil memotivasi mereka
Kebolehan seorang pemimpin berg…

Itinerary and Budget South Korea Trip [May 2016]

Setelah sepuluh postingan sebelumnya itu menceritakan tentang kejadian apa aja yang terjadi selama perjalanan gw, Nono dan Anita di Korea Selatan pada tanggal 1 – 10 Mei 2016, kali ini gw akan memposting mengenai keseluruhan itinerary kita dan juga budget gw selama traveling kemaren.
Sebelum liat itinerary aktual kita pas di Korea Selatan, ini gw kasih liat itinerary yang kita rencanain sebelum berangkat: (please click and then open image in new tab for bigger resolutions)

Review: Novel "Harga Sebuah Percaya"

Beberapa hari yang lalu gw baru selesai baca novelnya Tere Liye yang berjudul “Harga Sebuah Percaya”. Sebelumnya gw pernah review novel “BUMI” karya Tere Liye (bisa dibaca di sini). Sampai saat ini masih belum ada mood untuk ngelanjutin review novel “BULAN”, sekuel dari “BUMI”. :(
Gw punya novel ini dari akhir Agustus 2019. Saat itu akun official Gramedia lagi diskon, akhirnya gw beli lima novel Tere Liye dan salah satunya “Harga Sebuah Percaya” ini. Empat novel lainnya masih terbungkus rapi dan gw masih belum ada mood untuk baca. Mungkin salah satunya akan segera gw baca saat liburan akhir tahun ini. Lagi pula saat ini gak ada drama Korea yang diikutin, jadi gw punya banyak waktu luang untuk baca.

Review ini mengandung SPOILER! dan juga sangat subjektif! Jadi gak apa-apa kalau ada yang punya pendapat lain. Let’s respect each other and I’m very open for a discussion! Silahkan comment di bawah, pasti gw bales kok hehe…
Overall, Novel “Harga Sebuah Percaya” ini menceritakan kisah Jim yan…

Puisi "Batas" oleh M. Aan Mansyur

Beberapa waktu yang lalu, gw lagi bener-bener suka sama satu puisi. Pasti udah banyak yang tau puisi ini, karena memang ia ada di film Ada Apa Dengan Cinta 2. Puisi ini adalah puisi yang Rangga tulis untuk Cinta saat dia menuju Jakarta. 
Mungkin ada yang berpendapat bahwa basi banget baru suka puisinya sekarang, padahal film AADC2 itu tayangnya udah dari 2016. But hey, it's okay to not follow the trend, isn't it? hahaha..

Semua perihal diciptakan sebagai batas.
Membelah sesuatu dari sesuatu yang lain.
Hari ini membatasi besok dan kemarin. Besok
batas hari ini dan lusa. Jalan-jalan memisahkan
deretan toko dan perpustakaan kota, bilik penjara
dan kantor walikota, juga rumahmu dan seluruh
tempat di mana pernah ada kita.Bandara dan udara memisahkan New York
dan Jakarta. Resah di dadamu dan rahasia
yang menanti di jantung puisi ini dipisah
kata-kata. Begitu pula rindu, hamparan laut
dalam antara pulang dan seorang petualang
yang hilang. Seperti penjahat dan kebaikan
dihalang uang dan u…