Langsung ke konten utama

2013 ke 2014


Time sure flies fast! Kalimat yang sama dengan awal postingan terakhir di tahun 2012. Sebelum memulai resolusi untuk tahun 2014 yang sudah datang. Gw mau mengevaluasi pencapaian (?) resolusi tahun 2013. Resolusi untuk tahun 2013 itu ada di postingan terakhir di tahun 2012.

Resolusi #1 – Lulus kuliah tepat waktu
Alhamdulillah.. resolusi pertama tercapai dengan banyak suka dan duka. Gw lulus 4 tahun. Postingan tentang wisuda mungkin bisa dilihat di postingan bulan September. Sekarang di belakang nama gw jadi ada ST-nya. Meski sampai sekarang masih belum terbiasa nulis gelar tersebut hehehe…

Resolusi #2 – IPK di atas 3,00
Alhamdulillah… resolusi kedua ini juga bisa tercapai dengan baik. Meski gak terlalu besar, tapi gw sangat bersyukur IPK gw berhasil di atas 3,00. Gw bangga dengan IPK gw. Kenapa? Karena gw jarang mencontek saat ujian. Pernah nyontek, tapi jarang banget. Selain itu, di saat teman-teman yang lain memilih mata kuliah dosen yang mudah memberikan nilai, tapi sifat dosennya gw kurang suka dan gw gak pernah ngerti kalau diajarin beliau, gw ngambil mata kuliah yang gw anggap seru. Meskipun sedikit yang ambil dan dosennya juga sangat objektif. Tapi gw senang. Nilai A yang sangat jarang gw dapatkan juga bukan jadi parameter buat gw. Intinya gw sangat senang dan bersyukur dengan kehidupan kuliah gw.

Resolusi #3 – Bisa langsung dapat kerja mengenai lingkungan, lebih baik lagi kalau di daerah Jakarta atau Tangerang
Alhamdulillah… resolusi ketiga juga bisa tercapai. Meskipun di awal merasa gimana gitu, mungkin bisa dilihat di postingan sebelumnya. Tapi sampai saat ini gw bersyukur karena bekerja di bidang gw. Selain itu gw juga bisa jalan-jalan ke luar daerah. Lingkungan kerja di sini juga begitu menyenangkan. Meskipun tidak begitu dengan para petingginya. Tapi kalau bisa gw ingin menyerap ilmu sebanyak-banyaknya sebelum keluar atau berpindah ke konsultan lingkungan lainnya. Gw ingin terus menekuni apa yang sedang gw lakukan sekarang. Mungkin dibahas lebih lanjut di resolusi.

Resolusi #4 – Gw dan keluarga tetap diberikan kesehatan
Alhamdulillah… yang ini juga bisa tercapai. Mungkin harus lebih rajin olahraga kedepannya ya haha…

Kaleidoskop tahun 2013 mungkin secara gak langsung udah dijawab di resolusi di atas. Untuk resolusi tahun 2014:
  • Bisa beli tablet sendiri #plak 
  • Bisa lebih lancar main gitar
  • Bisa lebih baik lagi di bahasa Korea 
  • Score TOEFL PBT bisa di atas 550 
  • Bisa apply ke beberapa beasiswa di Eropa, Korea atau Jepang
  • Bisa tetap manajemen waktu dengan baik sehingga bisa dapat beberapa proyek sampingan fufu…
  • Bisa dapat sertifikasi Anggota Tim Penyusun AMDAL
  • Bisa manajemen keuangan lebih baik lagi
Ulang tahun? Hahaha… tahun ini jadi lebih sepi ucapan dari tahun sebelumnya. Hanya beberapa teman dekat dan beberapa teman lainnya yang tidak disangka-sangka hehehe… oh ya, karena gak ada publikasi ulang tahun di medsos mana pun, rasanya jadi kayak ulang tahun di hari biasa. Mereka yang ingat bukan karena hari besarnya, tapi karena ulang tahunku. Rasanya senang sekali mendapat begitu banyak perhatian dari lingkungan sekitar. Karena rasanya begitu menyenangkan, aku juga ingin membuat orang lain merasa hal yang sama :’)

Terima kasih untuk semuanya di tahun 2013 dan yoroshiku onegaishimasu untuk tahun 2014 :)

Komentar

  1. TOEFL iBT ajaaa langsung Daay, hehehe

    BalasHapus
  2. kalo TOEFL iBT caranya gimana Pe? bayarnya berapa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. agak beda day dg toefl PBT. Kebanyakan universitas di luar negeri mengandalkan toefl iBT bukan PBT lagi. Sekitar 2.200.000

      Hapus
  3. Semoga resolusi 2014nya tercapai. Aamiin :'))
    Anyway bahasa Korea-mu sudah selancar itukah? >___<

    BalasHapus
    Balasan
    1. amiiin.. makasih faraah :*
      belum far. pengennya sih lancar hohoho..

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hambatan Dalam Kepemimpinan

Sering menyalahkan situasi
Seorang koruptor yang dihadapkan ke pengadilan mengatakan bahwa ia sebenarnya korban situasi. Sebenarnya ia bukan korban situasi, namun ia melarutkan diri dalam situasi dan menggunakan situasi sebagai alasan untuk berbuat jahat. Situasi melahirkan pemimpin yang cocok untuk zamannya. Sejarah telah membuktikan kebenarannya. Kebanyakan panglima perang menunjukkan wibawanya pada masa peperangan tetapi tidak cocok memimpin kelompoknya pada masa damai dan tenteram. Pemimpin yang dapat melihat situasi yang dihadapi dan cerdas menanggapinya, mampu memberikan perintah pada saat yang tepat dan mengambil inisiatif. Pemimpin seperti ini tidak perlu menjadi ahli di bidangnya tetapi memahami pengetahuan umum di bidang itu. Di samping itu anda tentu saja harus memiliki kemampuan teknis dan profesional agar anda berwibawa dalam mengatur roda kepemimpinan serta mengambil keputusan yang komunikatif dan meyakinkan.
Tidak berhasil memotivasi mereka
Kebolehan seorang pemimpin berg…

Itinerary and Budget South Korea Trip [May 2016]

Setelah sepuluh postingan sebelumnya itu menceritakan tentang kejadian apa aja yang terjadi selama perjalanan gw, Nono dan Anita di Korea Selatan pada tanggal 1 – 10 Mei 2016, kali ini gw akan memposting mengenai keseluruhan itinerary kita dan juga budget gw selama traveling kemaren.
Sebelum liat itinerary aktual kita pas di Korea Selatan, ini gw kasih liat itinerary yang kita rencanain sebelum berangkat: (please click and then open image in new tab for bigger resolutions)

Bye-bye South Korea! #Day10

Hari ini officially hari terakhir di Korea Selatan, karena kita harus pulang ke Jakarta. Pagi itu agak hectic gitu, karena gw yang biasanya bangun paling pagi juga agak telat bangun. Langsung buru-buru mandi dan packing. Anita sama Nono juga kayanya cuma mandi bebek aja deh. Sambil nunggu mandi, kita juga sempetin sarapan ramyeon instan yang kita beli kemaren. Tapi gw sih kurang nafsu, jadi banyak sisanya.
Pas jam setengah 6an, si Justin dateng dia nanya kita udah siap atau belom dan mau ngajak bareng ke bandara. Tapi karena kita masih riweuh dan gak enak kalo minta dia nungguin, akhirnya kita minta dia berangkat duluan aja.
Pas udah jam 6an kurang, kita akhirnya rapih dan mulai jalan ke halte. Sebelumnya tuh kita dikasih bekel camilan gitu sama Kani, karena katanya kita gak sempet sarapan. Gak lupa sempetin foto bareng dulu sama Kani sebelum pamit pulang.

Bikin Surat Keterangan Berbadan Sehat dan Bebas Narkoba di RSUD Tangsel

Tahun ini, pendaftaran Beasiswa LPDP 2018 udah dibuka, bahkan yang tujuan dalam negeri pendaftarannya udah ditutup tanggal 8 Juni 2018 kemarin. Gw pun daftar yang dalam negeri, setelah tahun lalu mencoba daftar yang luar negeri dan gagal di Assessment Online :(
Salah satu persyaratan BPI (Beasiswa Pendidikan Indonesia) Program Magister adalah memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah; Puskesmas; atau Klinik Pemerintah dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sebelum penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan: Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Reguler. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Reguler tujuan luar negeri.
Mungkin bagi pejuang LPDP yang sebelumnya pernah daftar udah tau gimana caranya bikin kedua surat keterangan itu. Tapi gw mau bikin postingan ini sebagai pengingat aja in case tahun depan harus bikin lagi #SemogaNggak #SemogaTahun…