Langsung ke konten utama

Delapan Tahun

Delapan tahun itu waktu yg terkesan lama namun tanpa disadari berlalu begitu saja. Hal yang terjadi akhir-akhir ini selalu berkaitan dengan delapan tahun itu. Sempat juga dibuatnya jadi manusia galau. Jadi lucu dan sedikit malu kalau diingat lagi hahaha...

Dalam delapan tahun itu, banyak sekali hal yang terjadi pada ku, pada mu, padanya dan pada mereka. Memang tidak bisa diingat semua, tapi pasti ada hal-hal berkesan yang selalu ingin diingat, bukan?!

Pertanyaan untuk diri sendiri beberapa hari lalu, 'Delapan tahun itu gak mungkin tanpa arti kan?!' Mencari jawabannya dengan meminta petunjuk dari Yang Maha Kuasa, hingga akhirnya Yang Maha Kuasa memberikan jawaban atas doa-doaku tentang hal ini.

Akhirnya sekarang aku berdiri di akhir kisah. Mengerti bahwa delapan tahun itu memang gak mungkin tanpa arti. Ternyata terdapat jutaan pelajaran hidup yang diberikan dari waktu delapan tahun itu. Diantaranya puluhan pelajaran yang baru bisa aku dapatkan di akhir kisah. Aku sangat bersyukur kisah delapan tahun ini telah berakhir, meski diakhiri dengan yang hal yang tidak terduga hahaha...

Karena kisah ini, aku jadi semakin percaya bahwa Yang Maha Kuasa memang selalu mengetahui yang terbaik bagi hamba-Nya. Yang harus selalu kita lakukan adalah mendekatkan diri pada-Nya dan selalu percaya pada timing-Nya. Dia Maha Mengetahui atas segala hal yang terbaik bagi hamba-Nya. So keep praying and believing :)

Oh ya, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435H. Minal aidin wal faizin, semoga kita termasuk orang-orang yang kembali fitri dan meraih kemenangan. Mohon maaf lahir dan batin yaa..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hambatan Dalam Kepemimpinan

Sering menyalahkan situasi
Seorang koruptor yang dihadapkan ke pengadilan mengatakan bahwa ia sebenarnya korban situasi. Sebenarnya ia bukan korban situasi, namun ia melarutkan diri dalam situasi dan menggunakan situasi sebagai alasan untuk berbuat jahat. Situasi melahirkan pemimpin yang cocok untuk zamannya. Sejarah telah membuktikan kebenarannya. Kebanyakan panglima perang menunjukkan wibawanya pada masa peperangan tetapi tidak cocok memimpin kelompoknya pada masa damai dan tenteram. Pemimpin yang dapat melihat situasi yang dihadapi dan cerdas menanggapinya, mampu memberikan perintah pada saat yang tepat dan mengambil inisiatif. Pemimpin seperti ini tidak perlu menjadi ahli di bidangnya tetapi memahami pengetahuan umum di bidang itu. Di samping itu anda tentu saja harus memiliki kemampuan teknis dan profesional agar anda berwibawa dalam mengatur roda kepemimpinan serta mengambil keputusan yang komunikatif dan meyakinkan.
Tidak berhasil memotivasi mereka
Kebolehan seorang pemimpin berg…

Itinerary and Budget South Korea Trip [May 2016]

Setelah sepuluh postingan sebelumnya itu menceritakan tentang kejadian apa aja yang terjadi selama perjalanan gw, Nono dan Anita di Korea Selatan pada tanggal 1 – 10 Mei 2016, kali ini gw akan memposting mengenai keseluruhan itinerary kita dan juga budget gw selama traveling kemaren.
Sebelum liat itinerary aktual kita pas di Korea Selatan, ini gw kasih liat itinerary yang kita rencanain sebelum berangkat: (please click and then open image in new tab for bigger resolutions)

Bye-bye South Korea! #Day10

Hari ini officially hari terakhir di Korea Selatan, karena kita harus pulang ke Jakarta. Pagi itu agak hectic gitu, karena gw yang biasanya bangun paling pagi juga agak telat bangun. Langsung buru-buru mandi dan packing. Anita sama Nono juga kayanya cuma mandi bebek aja deh. Sambil nunggu mandi, kita juga sempetin sarapan ramyeon instan yang kita beli kemaren. Tapi gw sih kurang nafsu, jadi banyak sisanya.
Pas jam setengah 6an, si Justin dateng dia nanya kita udah siap atau belom dan mau ngajak bareng ke bandara. Tapi karena kita masih riweuh dan gak enak kalo minta dia nungguin, akhirnya kita minta dia berangkat duluan aja.
Pas udah jam 6an kurang, kita akhirnya rapih dan mulai jalan ke halte. Sebelumnya tuh kita dikasih bekel camilan gitu sama Kani, karena katanya kita gak sempet sarapan. Gak lupa sempetin foto bareng dulu sama Kani sebelum pamit pulang.

Bikin Surat Keterangan Berbadan Sehat dan Bebas Narkoba di RSUD Tangsel

Tahun ini, pendaftaran Beasiswa LPDP 2018 udah dibuka, bahkan yang tujuan dalam negeri pendaftarannya udah ditutup tanggal 8 Juni 2018 kemarin. Gw pun daftar yang dalam negeri, setelah tahun lalu mencoba daftar yang luar negeri dan gagal di Assessment Online :(
Salah satu persyaratan BPI (Beasiswa Pendidikan Indonesia) Program Magister adalah memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah; Puskesmas; atau Klinik Pemerintah dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sebelum penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan: Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Reguler. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Reguler tujuan luar negeri.
Mungkin bagi pejuang LPDP yang sebelumnya pernah daftar udah tau gimana caranya bikin kedua surat keterangan itu. Tapi gw mau bikin postingan ini sebagai pengingat aja in case tahun depan harus bikin lagi #SemogaNggak #SemogaTahun…