Langsung ke konten utama

Touchdown South Korea! #Day2

Setelah janjian sama Kak Ayu CS, kita pun kembali ke kamar masing-masing dan istirahat buat perjalanan besok. Tapi gw gak bisa tidur hiiks.. Bisa tidur sih, tapi gak pulas gitu. Sebentar-sebentar bangun. Sedih banget pas liat Nono sama Anita tidurnya pulas banget. Udah gitu makin subuh, makin sempit aja bagian kasur gw. (FYI, kita tidur bertiga di kasur double haha..) Si Nono geser-geser mulu ke bagian gw, alhasil jadi makin sempit deh.

Kamar di Tune Hotel KLIA 2 dan gw yang tidur tapi nggak tidur :( [Nono's]
Begitu jam 4an, langsung aja gw bangun, mandi dan siap-siap. Soalnya janjian sama Kak Ayu CS jam setengah 6 atau jam 6 gitu, lupa euy haha.. Setelah ketemu sama Kak Ayu CS, langsung deh kita berenam jalan ke departure hall KLIA2. Masih rada bete gitu gara-gara nyasar haha.. Kita langsung jalan ke arah imigrasi karena udah web check-in duluan, jadi gak perlu check-in lagi di counter. Antriannya mayan panjang tuh di situ. Pokoknya lumayan lama gitu deh antriannya.

Setelah imigrasi, gw langsung liat papan boarding gitu, ngeliat flight kita ada di mana. Setelah kita berenam kumpul, langsung deh jalan. Niatnya mau mampir beli sarapan dulu di McD. Tapi kan kalo pagi cuma ada menu breakfast, akhirnya beli burger di Burger King deh. Soalnya waktunya rada mepet gitu lho. Setelah jalan yang cukup lama, akhirnya sampailah kita di boarding room. Tidak lupa ngisi air dulu di botol sebelum berangkat.

Ceritanya mau ngajak wefie Kak Ayu CS, tapi gagal hahaha.. [Nono's]
Jalan di garbarata menuju pesawat ke Incheon 
Boarding time pun tiba. Kami semua jalan ke tempat duduk masing-masing, sayangnya Anita kepisah jauh gitu kursinya dan Kak Ayu CS duduknya persis di depan gw dan Nono. Untungnya setelah take off, Mbak-mbak yang ada di sebelah Nono itu pindah ke kursi yang kosong. Trus gw panggil Anita dan kita duduk bertiga deh. Yeaay..

Selama perjalanan yang kurang lebih 6 jam itu, selain tidur kita ngobrol ngalor-ngidul. Gak jelas banget deh bahan obrolannya, dari mulai obrolan serius tentang kehidupan masing-masing #duileh sampe ke Cici Paramida. Kak Ayu yang duduk di depan aja ngetawain bahan yang kita obrolin hahaha.. random banget emang anaknya.

Setelah perjalanan sekian lama, akhirnya kami sampai juga di Incheon. Excited gitu deh hahaha.. Setelah lewat imigrasi dan ambil bagasi, kita dan Kak Ayu CS foto lagi, perpisahan ceritanya. Trus bela-belain wefie di depan tulisan Lost and Found. Jadi artinya itu kita hilang dan dipertemukan gitu deh hahaha.. Kak Ayu CS itu naik limousine bus ke hotelnya, sedangkan kita naik subway. Karena beda rute akhirnya kita bertiga pamit ke Kak Ayu CS dan mulailah perjalanan kami bertiga.

Lost and Found :) [Nono's]
Masih di Incheon International Airport, kita tuh ngeliat ada yang rame-rame gitu. Ternyata ada yang lagi manggung gitu, tapi kita tuh sama sekali gak tau itu siapa. Si Nono main ngerekam aja di hapenya. Kita sengaja nungguin mereka selesai nyanyi gitu, soalnya kan biasanya suka ada perkenalan gitu. Ternyata mereka itu KPOP Idol Winner! Gw gak begitu tau sih, tapi seneng aja ketemu K-Pop Idol di sana. Baru sampe aja udah disambut hahaha.. #kepedeanbanget

K-Pop Idol Winner lagi manggung di Incheon International Airport

Bukti bahwa kita beneran ketemu Winner di bandara [Nono's]
Kita ngeliat Winner-nya gak lama, soalnya gak tau lagu-lagunya gitu. Akhirnya kita memutuskan untuk langsung ke arah subway. Jalannya cukup panjang dan jadilah foto-foto gitu di bandara. Kita naik yang all stop train, bukan yang Arex jadinya waktu perjalanannya jadi lebih lama. Tapi gpp karena kita masih excited karena udah sampe di Korea Selatan. Rasanya gak percaya gitu udah nginjekin kaki di sana.

foto berdua sama Anita di Incheon International Airport [Nono's]
Nono dan subway menuju Seoul Station
Kita turun di Seoul Station dan jalan kaki sekitar 5 menit menuju hostel. Nama hostelnya itu MK Liberty, jaraknya deket banget sama Seoul Station. Tapi sayang tangganya agak tinggi gitu, jadi kita susah ngangkat-ngangkat kopernya dan ruangannya agak kekecilan untuk kita bertiga dan koper-koper kita. Tapi gak masalah sih, toh kan di situ cuma satu hari aja.

Seoul Station [Nono's]
Setelah istirahat sebentar, kita langsung cabut menuju Insadong untuk ngambil Wifi Korea yang kita sewa. Kenapa gak ngambil di airport? Karena itu bookingnya mesti pake CC gitu, sedangkan limit CC-nya Anita udah limit gitu, jadi akhirnya kita bayar cash dan ngambil langsung di Insadong. Lokasinya itu persis banget di Jalan Insadong yang terkenal itu lho.

Insadong street, habis ngambil wifi [Nono's]
Abis ngambil Wifi, sesuai rencana perjalanan, kita berangkat menuju N Seoul Tower. Naik subway dan turun di Myeongdong Station. Kita tuh udah catet cara ke tempat cable car. Tapi setelah jalan terus kok gak ketemu2. Udah gitu jalannya tanjakan melulu. FYI, saat itu sekitar jam 9an malam, lagi hujan dan jalanan sepi banget. Saat udah ketemu jalan raya dan kita bisa ngeliat N Seoul Tower, masih ada tangga yang harus dinaikin. Tapi karena itu gelap, hujan dan sepi, ngeri banget lah, akhirnya kita memutuskan untuk ngebatalin pergi ke N Seoul Tower dan balik lagi ke Myeongdong Station. Anita tuh sampe lepas sendalnya gitu karena sendalnya licin banget dipake jalan. Dan ternyata kita nyasar. Mau coba lagi cari tempat cable car-nya itu, malah nyasar lagi. Akhirnya pada bete dan memutuskan untuk pulang ke Hostel. Jadinya kita cuma jalan-jalan di pertokoan bawah tanah yang ada di pintu keluar Myeongdong Station aja deh.

Tanjakan yang kita lalui hiks.. [Nono's]
N Seoul Towernya udah keliatan padahal [Nono's]

Nantikan postingan selanjutnyaa..

Komentar

  1. ka Day, kapan aku bisa trip ke korsel kaya kaka..makasih banget postingannya, termasuk yang rencana schedule dan realisasinya, itu keren banget!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha.. semoga bisa cepet nyusul ya jalan-jalan ke Korea Selatan :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hambatan Dalam Kepemimpinan

Sering menyalahkan situasi
Seorang koruptor yang dihadapkan ke pengadilan mengatakan bahwa ia sebenarnya korban situasi. Sebenarnya ia bukan korban situasi, namun ia melarutkan diri dalam situasi dan menggunakan situasi sebagai alasan untuk berbuat jahat. Situasi melahirkan pemimpin yang cocok untuk zamannya. Sejarah telah membuktikan kebenarannya. Kebanyakan panglima perang menunjukkan wibawanya pada masa peperangan tetapi tidak cocok memimpin kelompoknya pada masa damai dan tenteram. Pemimpin yang dapat melihat situasi yang dihadapi dan cerdas menanggapinya, mampu memberikan perintah pada saat yang tepat dan mengambil inisiatif. Pemimpin seperti ini tidak perlu menjadi ahli di bidangnya tetapi memahami pengetahuan umum di bidang itu. Di samping itu anda tentu saja harus memiliki kemampuan teknis dan profesional agar anda berwibawa dalam mengatur roda kepemimpinan serta mengambil keputusan yang komunikatif dan meyakinkan.
Tidak berhasil memotivasi mereka
Kebolehan seorang pemimpin berg…

Itinerary and Budget South Korea Trip [May 2016]

Setelah sepuluh postingan sebelumnya itu menceritakan tentang kejadian apa aja yang terjadi selama perjalanan gw, Nono dan Anita di Korea Selatan pada tanggal 1 – 10 Mei 2016, kali ini gw akan memposting mengenai keseluruhan itinerary kita dan juga budget gw selama traveling kemaren.
Sebelum liat itinerary aktual kita pas di Korea Selatan, ini gw kasih liat itinerary yang kita rencanain sebelum berangkat: (please click and then open image in new tab for bigger resolutions)

Bikin Surat Keterangan Berbadan Sehat dan Bebas Narkoba di RSUD Tangsel

Tahun ini, pendaftaran Beasiswa LPDP 2018 udah dibuka, bahkan yang tujuan dalam negeri pendaftarannya udah ditutup tanggal 8 Juni 2018 kemarin. Gw pun daftar yang dalam negeri, setelah tahun lalu mencoba daftar yang luar negeri dan gagal di Assessment Online :(
Salah satu persyaratan BPI (Beasiswa Pendidikan Indonesia) Program Magister adalah memiliki Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah; Puskesmas; atau Klinik Pemerintah dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sebelum penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran dengan ketentuan: Surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba, berlaku untuk semua pendaftar BPI Reguler. Surat keterangan bebas TBC, hanya untuk pendaftar BPI Reguler tujuan luar negeri.
Mungkin bagi pejuang LPDP yang sebelumnya pernah daftar udah tau gimana caranya bikin kedua surat keterangan itu. Tapi gw mau bikin postingan ini sebagai pengingat aja in case tahun depan harus bikin lagi #SemogaNggak #SemogaTahun…

Sajak Putri dan Pangeran karya Tere Liye

Beberapa hari yang lalu, gw dapat kabar bahagia karena salah satu teman baik sepertinya akan menikah tahun ini hihihi.. Gw agak sedikit gak percaya, tapi ternyata orangnya sendiri pun gak percaya juga kalau dia mau nikah tahun ini hahaha..
I’m really, really happy for her. But deep down, I feel a little bit envious :’) Pengen bisa segera ketemu juga sama si jodoh huhu.. Tapi balik lagi, timeline hidup gw dan teman baik gw itu jelas berbeda. Mungkin memang tahun ini adalah waktunya dia untuk menikah. Gw berdoa dan berharap semoga bisa segera menyusul dia, aamiin.
Lalu tiba-tiba kepikiran salah satu sajak yang ada di Kumpulan Sajak “Dikatakan atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta” karya Tere Liye. Sajak itu berjudul “Sajak Putri dan Pangeran” di halaman 49.

Aku akan jatuh cinta, tentu saja
Seorang putri selalu jatuh cinta
Tapi tidak sekarang atau hanya untuk urusan murah
Aku akan jatuh cinta, kepada seorang pangeran
Yang datang dengan gagah berani
Mengambil tanggung jawab dalam hubungan yang …